Tanaman Liar yang Menjadi Bahan Masak-masakan Anak Tahun 90-an



Beberapa tanaman liar ini menjadi bahan masak-masakan anak-anak tahun 90-an. Kamu pernah coba?

Masa anak-anak sekitar tahun 90-an merupakan masa yang bebas. Pada masa itu, anak-anak bermain di alam bebas. Lapangan, sawah, kebun, sungai, dan tempat lain yang dipenuhi tanaman liar. Tanaman liar tidak dipandang sebagai tanaman yang menakutkan, justru anak-anak pada masa itu terbiasa bermain dengan tanaman yang tumbuh subur di sekitar rumah mereka.

Berikut tanaman liar yang menjadi bahan masak-masakan anak-anak tahun 90-an:

1. Pare Alas
Pare Alas yang disebut juga pare kecil merupakan tanaman herba memanjat atau merambat yang tumbuh liar di berbagai tempat yang tidak terawat. 
Tanaman liar ini memiliki buah pare alas berbentuk agak bulat dengan kedua ujung yang runcing. Permukaan buah terdapat bintil-bintil kecil atau bergerigi. Pada saat masih muda, buah berwarna hijau. Sedangkan saat masak, buah berwarna orange. Saat bermain masak-masakan, anak-anak tahun 90-an menggunakannya sebagai sayur untuk di rebus.

2. Bayam duri
Bayam duri selain menjadi tanaman liar juga merupakan tanaman herbal yang dapat tumbuh hingga 100cm. Bayam duri dapat tumbuh subur di lingkungan yang tidak terawat, walaupun liar, tanaman tersebut memiliki banyak khasiat. Anak-anak tahun 90-an sering menggunakannya sebagai sayur untuk main masak-masaakan, kadang digoreng dengan tepung.
 
3. Anting-anting
Tanaman liar anting-anting dapat ditemukan di pinggir jalan, lapangan rumput, dan lereng gunung. Tanaman ini juga merupakan tanaman herba semusim. Tanaman anting-anting memiliki bunga berbentuk kelamin tunggal dan berumah satu yang keluar dari ketiak daun. Bunganya berbentuk kecil-kecil yang berkumpul dalam suatu rangkaian yang mempunyai bentuk malai. Bunga ini digunakan sebagai sayur untuk direbus pada masa anak-anak tahun 90-an.

4. Bunga Kenop atau Bunga Kancing
Bunga kenop atah bunga kancing merupakan tanaman liar yang indah, bisa juga ditanami sebagai tanaman hias. Tanaman ini memiliki berbagai macam warna bunganya, ada yang merah, ungu, dan putih. Bunga tersebut berbentuk bonggol seeperti bola. Bunga dari tanaman ini juga bisa menjadi tanaman herbal yang baik untuk kesehatan. Pada tahun 90-an, anak-anak merebusnya yang dianggap sebagai bakso karena bentuknya bulat.

5. Maman Pasir
Maman pasir merupakan tumbuhan sejenis renek yang tumbuh liar di sekitar belukar dan kebun. Tanaman liar ini termasuk tumbuhan herba yang tumbuh menegak dan banyak cabang, tanaman ini mampu tumbuh setinggi 0.5 m - 1.0 m. Bunga maman pasir selalu memiliki warna putih atau ungu yang terbentuk di ujung tangkai berukuran 1-2 cm. Buahnya berbentuk panjang silinder yang mengandung banyak biji berukuran 1 mm garis pusat. Nah, buah ini yang digunakan anak-anak tahun 90-an sebagai pengganti cabai, karena bentuknya seperti cabai, hanya saja lebih kecil dan panjang.

Masa tahun 90-an sungguh menarik, ya? Tanaman liar juga bisa menjadi bahan untuk main masak-masakan. Jauh berbeda dengan masa digital saat ini, di mana masak-masak hanya melalui sebuah game tanpa bisa mencicipinya. Bermain dengan tanaman liar membuat kita mengenal alam di sekitar kita. Tanaman tersebut bukanlah tanaman yang menakutkan, tetapi juga memiliki berbagai manfaat yang baik untuk kesehatan.

Nah, kamu pernah mencoba memasak yang mana? Atau kamu pernah mencicipinya juga setelah matang? 

1 comment:

Powered by Blogger.