SAMBAL CINTA | REVIEW NOVEL LIFE BEGINS WITH SPICES



Judul: Life Begins With Spices
Penulis: Luna Torashyngu
Penerbitn: PT. Gramedia Pustaka Utama
Terbitan: Cetakan Pertama, 2018
Tebal Buku: 304 hlm.; 20 cm
ISBN: 9786020619651
ISBN DIGITAL: 9786020619668

Memang, sambal, cabai, dan sejenisnya yang punya cita rasa pedas, adalah hal yang paling nggak disukai Alya. Berbanding terbalik dengan dua temannya yang menyukai segala sesuatu berbau pedas. Bagi Alya, cabai dan sambal musuh nomor satu.

Luna Torashyngu, penulis novel remaja yang menyukai Jepang. Suka mencoba hal-hal baru melalui tulisannya. Salah satunya Life Begins With Spices, yang memadukan sambal dengan kisah semasa SMA.

Life Begins With Spices menceritakan tentang Alya, perempuan cantik dan pintar namun sangat tidak menyukai sambal. Karena rasa penasaran dengan sambal yang sangat enak di sekolahnya, Alya bertemu dengan Kenzo, murid berandalan, yang ternyata si pembuat sambal. Pertemuan terus bergulir hingga tumbuh rasa cinta di antara mereka.

Alur maju dengan pergantian cerita begitu cepat, sederhana, dan mudah dimengerti. Bagi kalangan remaja ke bawah, buku ini cocok sebagai bacaan yang ringan. Kisah semasa SMA, selain kisah cinta, juga ada permasalahan OSIS, persahabatan.

Menurut saya, kisah yang diangkat seperti kisah dalam komik, saya menemui pemahaman semacam ini setelah baca hampir setengah cerita. Kenzo mengajak diam-diam Alya ke suatu tempat, hingga Alya tahu suatu rahasia, dan Kenzo hanya memberitahu kepada Alya. Uniknya cerita ini mengangkat pembuatan sambal yang dilakukan di dalam laboratorium kimia.

"Semua alat untuk membuat sambal tersedia di lab. Cobek dan ulekan bisa diganti dengan cawan dan ulekan kecil yang biasa dipake untuk menghaluskarn bahan kimia yang padat. Pisau ada. Kompor dan penggorengan untuk memasak cabai bisa memakai kompor spiritus kecil. Bahan-bahannya bisa beli di luar, dan dibawa ke sini."

Ini pertama kali membaca buku Luna Torashyngu, dan benar saja penulis menggabungkan kisah remaja dengan beberapa eksperimen. Di dalam novel Life Begins With Spices, menghadirkan sosok Kenzo yang terkenal berandal dan suka tawuran di awal cerita. Hingga ke tengah cerita, karakternya semakin terlihat, dan ternyata ia merupakan pembuat sambal, bisa membetulkan komputer yang rusak, dan yang terakhir membantu polisi menangkap pengedar narkoba.

Mungkin kekurangannya, banyak kesalahan penulisan yang membuat pembaca gagal paham. Dari alur terlalu klise sehingga pembaca belum terlalu mengenal karakter. Dan baru bisa merasakan hampir di akhir cerita. Konflik juga masih kurang terasa feelnya. Buat pembaca remaja, novel ini rekomen untuk dibaca, karena akan bikin kamu jatuh hati dengan Kenzo.

Rate: 3 dari 5

No comments:

Powered by Blogger.